Chinasat 2D, Satelit Komunikasi Milik China Tiongkok


China telah melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2019 dengan meluncurkan satelit komunikasi Zhongxing 2D (Chinasat-2D), dimana ChinaSat-2D (atau Zhongxing-2D) ini merupakan satelit yang berfungsi sebagai satelit komunikasi militer. Satelit ini diluncurkan menggunakan roket Long March-3B/G3 dari kompleks peluncuran LC2, Xinchang Satellite Launch Center, Provinsi Sinchuan.


Satelit milik dari Republik Rakyat Tiongkok ini diluncuran pada hari Kamis, 10 Januari 2019 pukul 17.11 UTC (Jumat, 11 Januari 2019 pukul 01.11 Waktu Standar China [UTC+8]) merupakan pengembangan dari satelit Chang Zheng 3A. Misi peluncuran satelit ini merupakan misi ke-298 dari misi peluncuran menggunakan roket seri Long March.

Peluncuran roket pada Long March 3B pada kamis, 10 Januari 2019 dinyatakan sukses dimana nantinya Chinasat 2D akan menyediakan layanan transmisi untuk radio, stasiun televisi dan jaringan televisi kabel.

Long March memiliki berat kira-kira 456.000 kilogram dan memiliki diameter inti 3,35 meter. Dengan semua mesin dalam keadaan full throttle, Long March membakar sekitar 2.350 kilogram propellant per detik.

Spesifikasi Satelit Chinasat 2D

Setiap pendorong menghasilkan 75.500 kilogram tambahan gaya dorong wahana dengan mesin DaFY-5-1 dan mengonsumsi 41 metric tons selama 140 detik pembakaran yang mana setelahnya pendorong akan dilepas dari roket.

Dengan miliki masa misi selama 15 tahun satelit chinasat 2d saat ini sudah berada pada posisi 130 derajat bujur timur.

Referensi :https://www.nasaspaceflight.com