Bangabandhu-1, Satelit Pertama Dari Negara Bangladesh Sukses Diluncurkan - SATELIT MANIA - Blog Satelit Parabola Indonesia

Bangabandhu-1, Satelit Pertama Dari Negara Bangladesh Sukses Diluncurkan


Melalui operator Bangladesh Communication Satellite Company Limited, Bangabandhu Satellite-1 (BANGABANDHUSAT-1 atau BS-1, BD-1) adalah Satelit komunikasi geostasioner dan Broadcasting sukses diluncurkan pada tanggal 11 Mei 2018.

Proyek satelit pertama bangladesh yang diluncurkan oleh Falcon 9 Block 5 rocket of SpaceX ini akan menjalankan misi atau masa aktif selama 15 tahun hingga 18 tahun.

Daftar Lengkap Frekuensi Satelit Bangabandhu-1

Satelit Bangabandhu-1 awalnya direncanakan akan diluncurkan dengan roket Ariane 5 pada 11 Desember 2017 yang mana untuk merayakan Hari Kemerdekaan Bangladesh. Namun tidak ada jaminan dari Arianespace untuk menggunakan roket peluncur tersebut maka sebagai gantinya BTRC akhirnya menggunakan peluncur Falcon 9.

Satelit ini diposisikan berada pada slot geostasioner 119,1° bujur timur dengan membawa transponder C Band dan Ku Band. Untuk cakupan Ku-band meliputi seluruh Bangladesh dan perairan terdekatnya termasuk Teluk Bengal, India, Nepal, Bhutan, Sri Lanka, Filipina dan Indonesia. Sementara itu untuk C-band cakupannya untuk semua area tersebut diatas.

Dengan kapasitas 1600 megahertz, Bangabandhu Satellite-1 membawa total 40 transponder yang terdiri dari 26 Ku-Band dan 14 transponder C-Band yang diperuntukan untuk komunikasi very small aperture terminal (VSAT), backhaul & trunking, restorasi jaringan serta kesiapsiagaan dan bantuan bencana.

Diyakini setelah satelit BD-1 ini beroperasi, maka negara bangladesh mampu menghemat sekitar BDT1.08bn ($14 milyar) setiap tahunnya yang saat ini dihabiskan untuk menyewa melalui satelit lain.

Oleh karena itu pihak Bangladesh Telecommunication Regulatory Commission (BTRC) sebagai development, kedepan akan berencana untuk meluncurkan seri lanjutan seperti satelit BD-2 dan BD-3 secara bertahap.

Daftar Frekuensi dari Satelit Bangabandhu-1 pada posisi 119.1° BT
Sementara itu, sampai saat ini BD-1 belum nampak terisi transponder aktif yang ini dikarenakan memang masih tahap persiapan.


- Harap berkomentar sesuai dengan topik dari judul artikel.
- Tidak diperkenankan berkomentar memberikan link aktif karena dianggap SPAM.
- Dilarang keras berkomentar dengan menggunakan huruf (font) KAPITAL semua.